Senin, 22 Maret 2010




Nasi Liwet alias sego Liwet

Meskipun Bukan Ibukota Propinsi, Namun Solo bersetatus sebagai kota besar dan menjadi salah satu kota terpenting di Indonesia, dikarenakan masyarakatnya mempunyai karakter yang kuat, yaitu lembut dalam bahasa, tingkah laku, serta tutur kata. Namun di samping masih mempertahakankan kehidupan tradisinya, penduduk Solo juga mengadopsi kehidupan modern, seperti banyaknya hotel berbintang, kafe, pub, bar, diskotik, terutama anak mudanya, seiring perkembangan jaman.
Di Indonesia, Solo merupakan kota berperingkat kesepuluh kota terbesar (setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Makasar,Denpasar, Palembang, dan Yogyakarta,), dengan ciri kehidupannya yang sangat khas, yaitu tenang, tentram, dan adem ayem.
Bandara Internasional di Solo adalah Bandara Internasional Adi Sumarmo, dengan maskapai penerbangan Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air untuk penerbangan Jakarta-Solo PP sebanyak total 7 kali sehari, dan Silk Air untuk penerbangan Solo-Singapura PP satu kali sehari, di samping penerbangan langsung ke Mekah/Jedah, Arab Saudi dikarenakan Solo sebagai embarkasi Haji untuk wilayah Jateng&DIY.
Nasi Liwet mungkin adalah makanan khas Kota Solo yang paling terkenal, yang ketenarannya telah menyebar ke segala penjuru, dan sudah masuk menjadi menu di hotel-hotel berbintang di kota-kota besar di Indonesia.

0 komentar:

Poskan Komentar

Previous Post Next Post Back to Top